Bimbingan Teknis Pelayanan Prima & Public Speaking: Meningkatkan Kompetensi, Komunikasi, dan Kepercayaan Diri untuk Pelayanan Publik yang Berkualiatas

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Direktorat Standardisasi OTSKK Selenggarakan Bimbingan Teknis Pelayanan Prima dan Public Speaking

JAKARTA – Dalam upaya memperkuat budaya pelayanan publik yang profesional dan meningkatkan kompetensi aparatur, Direktorat Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik (OTSKK) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pelayanan Prima dan Public Speaking pada Selasa, 21 Juli 2026, bertempat di Aula Gedung Merah Putih, BPOM RI.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Direktorat Standardisasi OTSKK dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Sebagai salah satu Unit Pelayanan Publik di lingkungan BPOM, Direktorat Standardisasi OTSKK menyelenggarakan berbagai layanan strategis, antara lain Layanan Kajian Keamanan, Mutu, dan Manfaat/Khasiat Obat Bahan Alam, Obat Kuasi, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, serta Layanan Konsultasi Regulasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Perkembangan dunia usaha serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan menuntut aparatur pemerintah untuk tidak hanya menguasai substansi teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang efektif. Kemampuan menjelaskan regulasi secara jelas, memberikan konsultasi yang komunikatif, menangani pertanyaan maupun masukan secara profesional, serta membangun interaksi yang positif dengan pengguna layanan menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman pelayanan yang berkualitas.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Direktorat Standardisasi OTSKK menghadirkan Raden Haniff, praktisi komunikasi dan public speaking, sebagai narasumber. Melalui pengalaman dan keahliannya, peserta akan memperoleh wawasan mengenai prinsip-prinsip pelayanan prima, komunikasi interpersonal, teknik public speaking, serta strategi membangun komunikasi yang efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan publik.

Mengusung tema "Meningkatkan Kompetensi, Komunikasi, dan Kepercayaan Diri untuk Pelayanan Publik yang Berkualitas", kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pegawai dalam memberikan pelayanan yang responsif, komunikatif, empatik, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kepercayaan diri pegawai dalam menjalankan peran sebagai narasumber, fasilitator, maupun petugas pelayanan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Penyelenggaraan bimbingan teknis ini juga sejalan dengan implementasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya Berorientasi Pelayanan, Kompeten, Harmonis, Adaptif, dan Kolaboratif, serta mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi melalui penguatan kompetensi aparatur sebagai salah satu pilar utama peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Standardisasi OTSKK berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik, peningkatan kepuasan pengguna layanan, serta pencapaian Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebagai salah satu indikator kinerja organisasi.

Dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang berkelanjutan, Direktorat Standardisasi OTSKK optimistis dapat terus menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, akuntabel, adaptif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta pelaku usaha di bidang obat bahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan, dan kosmetik.