Bimtek SAKIP

Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi, Direktorat Standardisasi OTSKK Akan Gelar Bimtek SAKIP dan Integrasi Manajemen Risiko

JAKARTA – Dalam rangka memperkuat budaya akuntabilitas dan meningkatkan kualitas perencanaan kinerja, Direktorat Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik (OTSKK) BPOM akan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Berkala Tentang Peningkatan Akuntabilitas (SOBAT PENA) dengan agenda Bimbingan Teknis SAKIP dan Integrasi Manajemen Risiko dalam Perencanaan pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara hybrid di Aula Gedung Bhinneka Tunggal Ika BPOM dan melalui media konferensi daring.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Direktorat Standardisasi OTSKK untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi pegawai dalam penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta pengintegrasian manajemen risiko ke dalam proses perencanaan kinerja. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap pegawai dapat memahami keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, evaluasi, dan pengelolaan risiko sebagai satu kesatuan yang mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan akuntabel.

Kegiatan SOBAT PENA akan menghadirkan narasumber dari Biro Perencanaan dan Keuangan BPOM yang akan membahas konsep dasar SAKIP, mulai dari pengertian, tujuan, manfaat, siklus, hingga evaluasi SAKIP. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengenai paradigma perencanaan berbasis risiko, kerangka manajemen risiko pemerintah, serta strategi integrasi manajemen risiko dalam proses perencanaan kinerja.

Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan ini juga akan dilengkapi dengan pre-test, post-test, serta sesi diskusi interaktif yang diharapkan dapat memperkaya pemahaman peserta terhadap implementasi SAKIP dan manajemen risiko dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Direktorat Standardisasi OTSKK berharap dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola organisasi, memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, serta meningkatkan kemampuan pegawai dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko yang dapat memengaruhi pencapaian target kinerja. Dengan demikian, setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan hasil yang lebih optimal, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh pegawai Direktorat Standardisasi OTSKK serta perwakilan dari unit kerja terkait di lingkungan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik.