Bimtek Kiat Praktis Membaca Jurnal Ilmiah: Dari Teori ke Implementasi
Jakarta (22/10/2024) - Direktorat Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik (OTSKK) mengadakan Bimbingan Teknis Kiat Praktis Membaca Jurnal Ilmiah bagi seluruh pegawainya yang bertugas dalam penyusunan kajian keamanan, mutu, dan khasiat produk obat bahan alam, suplemen kesehatan, dan kosmetik. Pelatihan yang dilaksanakan di di kantor pusat BPOM bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam menyusun kajian berbasis bukti yang lebih akurat, efisien, dan sesuai dengan standar keamanan dan mutu yang berlaku. Hal ini diharapkan mendukung BPOM dalam memastikan bahwa produk yang beredar di masyarakat aman digunakan dan memiliki manfaat sesuai dengan klaim.
Kegiatan ini dibuka oleh Dian Putri Anggraweni, Direktur Standardisasi OTSKK, yang menekankan pentingnya pelatihan ini dalam menghadapi tantangan regulasi yang semakin kompleks serta untuk memperkuat kinerja BPOM dalam pengawasan produk yang aman dan bermutu. Dalam sambutannya, Dian Putri menyatakan bahwa peningkatan kompetensi pegawai melalui pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa kajian yang disusun berdasarkan bukti ilmiah yang valid.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Arief Nurrochmad, M.Sc., Apt. dari Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi, Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi UGM. Beliau membawakan materi tentang "Mengupas Data Informasi Keamanan melalui MSDS/SDS," yang membahas pentingnya memahami lembar data keamanan bahan kimia dalam menilai potensi risiko produk. Materi ini membantu peserta memahami cara menilai keamanan bahan kimia secara lebih komprehensif menggunakan Safety Data Sheets (SDS).
Selain itu, Prof. apt. Rani Sauriasari, M.Med.Sci., Ph.D. dari Universitas Indonesia, juga turut menjadi narasumber. Beliau menyampaikan materi mengenai "Effective Literature Review: Strategi Efektif Membaca Jurnal," yang berfokus pada teknik mempercepat analisis dan pemanfaatan informasi dari jurnal ilmiah. Materi ini sangat relevan untuk membantu peserta menguasai cara melakukan studi literatur dengan lebih efektif, sehingga mereka dapat menyusun kajian yang lebih cepat dan tepat.
Melalui bimbingan teknis ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pegawai Dit. Standardisasi OTSKK dalam menyusun kajian keamanan, mutu, dan khasiat obat bahan alam, suplemen kesehatan, dan kosmetik dengan lebih efektif dan efisien. Dengan pemahaman mendalam tentang teknik membaca jurnal ilmiah, penggunaan Safety Data Sheets (SDS), serta pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), peserta diharapkan dapat menghasilkan kajian yang lebih akurat, berbasis bukti ilmiah, dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional. Pelatihan ini juga diharapkan mendukung kinerja BPOM dalam memastikan bahwa produk yang beredar di masyarakat aman, berkualitas, dan memberikan manfaat sesuai klaim yang diajukan, serta mempersiapkan pegawai menghadapi tantangan regulasi yang terus berkembang.