Dit. Standardisasi OTSKK Selenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Survei Monitoring Regulasi
Tingkatkan Kapasitas Pegawai Direktorat Standardisasi OTSKK dalam Monitoring Efektivitas Peraturan
Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2024 – Direktorat Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik (Dit. Standardisasi OTSKK) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Survei Monitoring Implementasi dan Efektivitas Peraturan di Bidang Obat Bahan Alam, Obat Kuasi, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik. Kegiatan ini diadakan di kantor BPOM, Jakarta, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai Dit. Standardisasi OTSKK dalam menyusun survei yang efektif dan komprehensif.
Acara yang dihadiri oleh para pegawai Direktorat Standardisasi OTSKK dan perwakilan dari unit kerja terkait ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. dra. Rita Damayanti, MSPH, dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia. Beliau memberikan materi tentang dasar-dasar penyusunan kuesioner, pemilihan responden, teknik pengolahan data, serta cara pengambilan kesimpulan dari hasil survei.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengawasan dan implementasi peraturan yang telah diterbitkan pada tahun 2022-2023. Monitoring yang baik dan efektif sangat diperlukan untuk memastikan regulasi yang telah disusun berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat
Peserta Bimtek ini juga mengikuti sesi workshop dan diskusi kelompok untuk mempraktikkan langsung ilmu yang telah disampaikan. Diharapkan, dengan peningkatan kapasitas ini, Direktorat OTSKK dapat melakukan evaluasi yang lebih baik terhadap implementasi dan efektivitas regulasi, serta melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pengawasan produk obat bahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan, dan kosmetik.
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret dalam melindungi kesehatan masyarakat melalui penguatan regulasi dan pengawasan yang berkelanjutan. Dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, BPOM optimis dapat terus meningkatkan kualitas pengawasan dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.